Oh ya, Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, meminta klub bertindak tegas terhadap suporter yang anarkis setelah insiden kekerasan menimpa bus rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib U-18. Kejadian itu terjadi pada Minggu (11/10/2026) dan bikin STY kecewa karena tindakan itu bukan cuma mencoreng nama klub, tapi juga berpotensi menyeret Persija ke sanksi.

Pernyataan itu disampaikan Shin saat sesi latihan Persija di Bojongsari, Depok, pada Kamis (15/10) WIB. Dalam tanggapannya, pelatih asal Korea Selatan itu menekankan bahwa perilaku seperti ini nggak boleh dibiarkan kembali terjadi, baik oleh klub maupun aparat penegak hukum, nih.

Shin menilai klub perlu mengambil sikap tegas terhadap kelompok suporter yang terlibat dalam aksi anarkis. Menurutnya, teguran keras dari internal klub dibutuhkan agar insiden serupa nggak terulang dan nggak berkembang jadi kebiasaan yang merugikan banyak pihak.